EKSPLORASI MAKNA KERJA BAGI GEN-Z DALAM KONTEKS BUDAYA ORGANISASI DI PERUSAHAAN STARTUP DIGITAL
Keywords:
Generasi Z, Makna Kerja, Budaya Organisasi, Startup Digital, Aktualisasi DiriAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana Generasi Z memaknai pekerjaan dalam konteks budaya organisasi pada perusahaan startup digital di Indonesia. Pergeseran nilai dan ekspektasi kerja pada generasi ini menuntut penyesuaian baru dalam praktik manajemen sumber daya manusia, khususnya terkait fleksibilitas kerja, pengembangan diri, serta keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap informan yang terdiri dari manajer sumber daya manusia, karyawan Generasi Z dari berbagai divisi, serta tenaga pendukung, dilengkapi dengan observasi langsung di lingkungan kerja dan studi dokumentasi internal perusahaan. Data dianalisis secara tematik melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, dan interpretasi naratif untuk mengidentifikasi pola makna kerja yang berkembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z tidak memaknai pekerjaan semata-mata sebagai sumber penghasilan, melainkan sebagai sarana aktualisasi diri, pembelajaran berkelanjutan, dan kontribusi sosial. Budaya organisasi yang terbuka, fleksibel, dan egaliter terbukti berperan penting dalam membangun keterikatan emosional dan makna kerja yang positif. Selain itu, keseimbangan kehidupan kerja, pengakuan atas kinerja, serta umpan balik yang konstruktif menjadi faktor kunci dalam memperkuat persepsi kerja yang bermakna. Temuan ini menegaskan adanya pergeseran paradigma kerja generasi muda dan pentingnya adaptasi budaya organisasi agar selaras dengan nilai-nilai Generasi Z






